Bagaimana menjadi Project Sponsor yang buruk!
by admin on Feb.12, 2008, under Project Management
Bagi para project sponsors/upper stakeholders yang ingin memastikan projectnya gagal, berikut adalah beberapa tips dari Dick Billows yang insyaalloh tokcer:
- Jangan mau bila diajak ketemuan oleh Project Manager (PM) ketika fase perencanaan. Jika PM ngotot bertemu Anda dan bertanya segala hal ttg scope, jawablah: “Anda ngapain di sini?! Sudah mulai kerja kan? Seharusnya Anda sudah setengah jalan kan sekarang!”
- Ketika PM memberikan rencananya, jangan disetujui, jangan dikomentari, atau bahkan jangan dibaca (parah!). Trus gimana? Tunggu saja 1 minggu, lalu kirim email ke PM dan bilang: “Masa gini aja hasil kerja Anda?”
- Berikan PM usulan struktur approval bertingkat untuk progress report project.
- Ketika project dimulai, undang anggota tim di sebuah acara dan berikan statement semacam ini: “gimana ya.. saya gak yakin dengan PM Anda yg satu ini. Jika Anda ada pertanyaan, silakan pv saya. Bersama-sama kita bisa selesaikan project ini”
- Bila diundang dalam rangka pemaparan progress, sempatkan hadir 5 atau 10 menit lalu berkomentarlah bahwa itu semua nonsens.
- Manfaatkan budget project untuk menambahkan pernak pernik (baca: aktivitas) ke project scope. Ini bisa juga digunakan untuk menyenangkan kawan politik Anda, hitung-hitung sebagai balas jasa sudah membantu menggolkan project.
-
Last but not least, jika projectnya over budget atau telat banget selesainya, jangan mau mengakuinya dan bersumpahlah bahwa Anda tidak pernah berjumpa dengan PM. Tapi jika projectnya sukses berat, tetap saja klaim bahwa Anda tidak pernah ketemu dengan PM dan terima semua pujian yang datang–seakan-akan Andalah yang paling berjasa karena sudah mewujudkannya. OH my…
Good Luck!
September 25th, 2008 on 10:38 am
ahahaha great!